big_phpl_ghl.jpg

Kayu Rimba Campuran

Kayu rimba campuran utama di areal kerja PT Gema Hutani Lestari terdiri atas Eukaliptus, Medang, Ketapang, Sengon, Benuang, Jabon dan Rimba Campuran lainnya.  Kelompok kayu rimba campuran tersebut mencakup 13,41% dari total volume rencana tebang RKT 2020.

Penetapan Provisi Sumberdaya Hutan (PSDH) dan Dana Reboisasi (DR) Kelompok Kayu Rimba Campuran  

Provisi Sumberdaya Hutan (PSDH) adalah pungutan sebagai pengganti nilai intrinsik dari hutan yang dipungut dari hutan negara dan/atau terhadap hasil hutan yang berada pada kawasan hutan yang telah dilepas statusnya menjadi bukan kawasan hutan dan/atau hutan negara yang dicadangkan untuk pembangunan di luar sektor kehutanan. 

Penetapan besarnya PSDH kelompok kayu rimba campuran di PT Gema Hutani Lestari di dasarkan kepada :

  • Harga patokan PSDH sebagaimana di atur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor : P.64/Menlhk/Setjen/Kum.1/12/2017 dimana besarnya PSDH untuk kelompok kayu kayu rimba campuran yang berasal dari wilayah Kalimantan dan Kepulauan Maluku yaitu Rp.480.000/M3 (Kayu Bulat Sedang) dan Rp.500.000/M3 ( Kayu Bulat Besar).
  • Peraturan Pemerintah No.P12 Tahun 2014 dimana ditetapkan besarnya tarif kelompok kayu Rimba Campuran yang berasal dari wilayah Kalimantan dan Kepulauan Maluku adalah sebesar 10%. 

Sedangkan penetapan besarnya Dana Reboisasi kelompok kayu Rimba Campuran  di PT Gema Hutani Lestari didasarkan kepada Peraturan Pemerintah No.P12 Tahun 2014 dimana ditetapkan besarnya DR untuk kelompok kayu Rimba Campuran yang berasal dari wilayah Kalimantan dan Kepulauan Maluku yaitu 13 Dollar Amerika (Kayu Bulat Sedang, diameter 30-49 cm) dan 13,50 Dollar Amerika (Kayu Bulat diameter > 49 cm).