Sertifikat_PHPL_GHL.jpg

Google Ads 3

Klasifikasi dan Sebaran Hutan Alam Produksi


Kerjasama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Peningkatan Produktifitas Hutan Kementerian Kehutanan RI.

Isu kehutanan saat ini yang strategis adalah berkaitan dengan system silvikultur hutan alam produksi yang masih menganut system silvikultur tunggal.  Kenyataannya, kondisi tegakan hutan alam bervariasi sehingga penerapan sistem silvikultur yang bersifat specifik tapak menjadi penting untuk dikaji.  Oleh karena itu, klasifikasi sebaran potensi hutan alam diperlukan sebagai dasar tindakan silvikultur yang tepat sesuai dengan karakteristik tapak.


Penelitian ini bertujuan untuk :

  • Memetakan sebaran tegakan hutan alam di areal konsesi PT Gema Hutani Lestari menggunakann citra satelit digital landsat 7 ETM dengan pendekatan nilai Normalized Different Vegetation Index (NDVI).

 

  • Menentukan persamaan regrersi yang dapat menghubungkan nilai NDVI dengan jumlah pohon. Metoda dasar yang digunakan untuk memperoleh data primer adalah survey dengan cara membuat plot-plot berukuran 30 x 30 meter secara purposive.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran hutan alam produksi di areal konsesi PT Gema Hutani Lestari didominasi oleh tutupan vegetasi sedang dan jarang dengan persamaan regresi yang diperoleh adalah :


Y = 3,824 x + 1,89, dimana :

    Y = jumlah pohon
    x = nilai NDVI dengan koefisien determinasi = 12%.

Kata Kunci : landsat 7 ETM, NDVI, regresi, hutan alam.